PORTALLNEWS.ID ( Bandar Lampung ) – Di tengah kabar kebijakan efisiensi Dana Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat dalam APBN 2026, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung mendapatkan kepastian yang menenangkan. Pemkot menjamin bahwa pembayaran Tunjangan Kinerja (Tukin) ASN tidak akan terpengaruh dan tetap dibayarkan secara penuh.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bandar Lampung, Zaky Irawan. Ia menjelaskan bahwa sumber pendanaan Tukin ASN Pemkot Bandar Lampung berbeda dari alokasi dana pusat yang mengalami pemotongan.
“Tidak ada pengaruh ke Tukin, karena Tukin bukan dari pusat, melainkan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” ujar Zaky Irawan, Rabu (12/11), mematahkan kekhawatiran yang mungkin timbul di kalangan pegawai.
Komitmen Walikota: Hak Pegawai Wajib Tepat Waktu

Zaky Irawan lebih lanjut menuturkan bahwa sepanjang tahun 2025 ini, pembayaran Tukin bagi seluruh ASN berjalan sangat lancar dan selalu tepat waktu. Kelancaran ini, menurutnya, adalah berkat arahan langsung dan konsisten dari Walikota Eva Dwiana.
“Ibu Walikota selalu mengingatkan, hak pegawai jangan sampai terlambat. Biasanya setiap akhir bulan langsung dibayarkan,” ungkapnya, menunjukkan prioritas Pemkot terhadap kesejahteraan pegawainya.
Nilai Tukin yang dibayarkan Pemkot Bandar Lampung mencapai angka signifikan, yaitu hampir Rp9 miliar per bulan. Anggaran tersebut disalurkan kepada seluruh ASN sesuai dengan kelas jabatan dan evaluasi kinerja masing-masing.
Meskipun pemerintah pusat melakukan efisiensi TKD, BPKAD memastikan Pemkot Bandar Lampung sudah menyiapkan strategi keuangan yang matang. Strategi ini dirancang agar pelayanan publik dapat terus berjalan prima, sementara kesejahteraan pegawai tetap terjaga.
“Kita tetap prioritaskan kesejahteraan pegawai, karena mereka adalah ujung tombak pelayanan masyarakat. Jadi meskipun TKD berkurang, Tukin tetap aman,” tutup Zaky Irawan.
Dengan kepastian ini, ASN di lingkungan Pemkot Bandar Lampung diharapkan dapat tetap tenang dan fokus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, tanpa perlu cemas soal pemotongan tunjangan pada 2026 mendatang.






Recent Comments