• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Thursday, August 20, 2026
  • Login
Portallnews.id
Advertisement
  • Beranda
  • News
  • Hukum & Kriminal
  • E-Magazine
  • Politik
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Kesehatan
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Portallnews.id
  • Beranda
  • News
  • Hukum & Kriminal
  • E-Magazine
  • Politik
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Kesehatan
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Portallnews.id
No Result
View All Result
Home Headline

Mahasiswa Unila Olah Bonggol Nanas Jadi Permen Herbal Pereda ISPA

by portall news
August 20, 2026
in Headline, Pendidikan
Mahasiswa Unila Olah Bonggol Nanas Jadi Permen Herbal Pereda ISPA
108
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

PORTALLNEWS.ID (Bandar Lampung) – Tim mahasiswa Universitas Lampung (Unila) membuat produk Brolinik, yakni permen hisap herbal dari bonggol nanas yang dicampur dengan madu dan habbatussauda untuk membantu penanganan awal gejala infeksi saluran pernafasan akut (ISPA).

Tim terdiri dari lima mahasiswa yang diketuai oleh Hilya Aini, dengan anggota Muhammad Tauriq Shidqii Pratama, Robi Dakta dan Oktalia Ajeng Prastuti. Penelitian mereka mendapatkan dana hibah dari Kemendiktisaintek melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kewirausahaan tahun 2026.

Hilya Aini mengatakan, penelitian permen hisap bonggol nanas ini dilatarbelakangi oleh tingginya kasus ISPA di Indonesia, sementara penggunaan obat kimia dalam jangka panjang berpotensi menimbulkan efek samping dan resistensi.

Baca Juga

Gubernur Mirza Dorong Waterfront City Jadi Mesin Ekonomi Baru Lampung

Walikota Eva Gandeng Insinyur Wujudkan Waterfront City Bandar Lampung

Alfamart dan Sweety Lanjutkan Program Alfamart Sahabat Posyandu, Jangkau 8.400 Penerima Manfaat

“Inilah alasan kami memilih bahan utama bonggol nanas. Bahannya melimpah karena merupakan limbah agroindustri, tetapi kaya akan enzim bromelain. Enzim ini memiliki aktivitas antiinflamasi, antibakteri, dan mukolitik sehingga membantu mengurangi peradangan dan mengencerkan lendir pada saluran pernapasan,”  papar Hilya, Kamis, 20 Agustus 2026.

Mereka juga menambahkan bahan madu untuk membantu menenangkan tenggorokan, serta habbatussauda yang kaya dengan thymoquinone, flavonoid, dan senyawa antioksidan sehingga memberi manfaat kesehatan yang lebih lengkap.

Menurut Haliya, penelitian dan pembuatan permen hisap berbahan ekstrak bonggol nanas dilakukan di Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian dan Laboratorium Analisis Kimia dan Biokimia Hasil Pertanian, Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Unila. Penelitian ditarget selesai pada September 2026 sesuai timeline dari program PKM.

“Pada penelitian ini, kami menggunakan sekitar 30 kilogram bonggol nanas segar untuk diambil ekstraknya. Target produksi sekitar 650 kemasan, dengan setiap kemasan berisi 30 butir permen hisap, sehingga total produksi sekitar 19.500 butir permen,” ujarnya.

Proses Pembuatan Brolonix

Hilya menjelaskan, pembuatan permen hisap diawali dengan menyiapkan seluruh bahan, yaitu bonggol nanas, madu, habbatussauda, gliserin, dan isomalt sebagai pemanis sekaligus pembentuk struktur permen.

Langkah pertama adalah melakukan ekstraksi enzim bromelain. Bonggol nanas yang telah dicuci bersih dipotong kecil-kecil, kemudian diblender dan disaring untuk memperoleh sari bonggol nanas. Selanjutnya dilakukan pengukuran pH, kemudian sari nanas disentrifugasi selama ±15 menit untuk memisahkan enzim bromelain dari padatan lalu saring kembali menggunakan kertas wattman.

Selanjutnya, isomalt dipanaskan hingga mencapai suhu sekitar 155°C. Setelah suhu turun hingga sekitar 60°C, ditambahkan ekstrak enzim bromelain, madu, habbatussauda, gliserin, dan sedikit air, kemudian diaduk hingga homogen.

“Setelah adonan siap, campuran dituangkan ke dalam cetakan permen dan didiamkan hingga mengeras. Permen yang telah mengeras kemudian dilepaskan dari cetakan dan dikemas menggunakan kemasan kedap udara agar mutu dan daya simpannya tetap terjaga,” kata Haliya.

Uji Organoleptik Hingga Aktivitas Antioksidan

Menurut Haliya, saat ini produk sedang dalam proses uji organoleptik yang meliputi warna, aroma, rasa, tekstur, dan penerimaan keseluruhan. Selain itu, juga sedang dilakukan uji proksimat meliputi kadar abu, energi dari lemak, kadar lemak total, total energi, kadar air, karbohidrat, dan kadar protein.

Haliya menambahkan, timmya juga dilakukan uji aktivitas antioksidan pada produk untuk mengetahui potensi antioksidan dari formulasi Brolinix.

“Produk permen bonggol nanas ini dapat menjadi alternatif penanganan awal ISPA yang lebih alami, praktis, dan mudah dikonsumsi. Permen ini aman dikonsumsi oleh anak usia 7 tahun ke atas, terutama masyarakat yang sering mengalami gangguan saluran pernapasan dan memiliki minat terhadap produk herbal,” tuturnya.

Haliya mengungkapkan, tantangan terbesar dalam pembuatan permen herbal ini adalah menjaga stabilitas enzim bromelain karena enzim ini sensitif terhadap suhu tinggi. Oleh sebab itu, penambahan ekstrak bromelain harus dilakukan pada suhu yang tepat agar aktivitas enzim tetap terjaga.

Haliya berharap, ke depan, permen Brolinix dapat dipasarkan secara lebih luas menjadi produk herbal khas Indonesia yang dikenal masyarakat sebagai alternatif penanganan awal ISPA.

Timnya akan melakukan penyempurnaan formulasi berdasarkan hasil pengujian, menjaga kualitas produk secara konsisten, serta meningkatkan edukasi mengenai pemanfaatan bromelain dari limbah mahkota nanas sebagai inovasi pangan fungsional yang bernilai tambah.

Hilya menyampaikan, Brolinix telah memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat halal, serta sedang dalam tahap pengurusan sertifikasi PIRT sebagai langkah legalisasi dan jaminan keamanan produk sebelum dipasarkan secara lebih luas.

“Setelah seluruh proses perizinan selesai, kami akan memperluas promosi dan jaringan pemasaran melalui marketplace, media sosial, pameran kewirausahaan, serta kerja sama dengan berbagai mitra dan instansi terkait,” pungkasnya. (RINDA/R-1)

Previous Post

Gubernur Mirza Dorong Waterfront City Jadi Mesin Ekonomi Baru Lampung

No Result
View All Result

Recent Posts

  • Mahasiswa Unila Olah Bonggol Nanas Jadi Permen Herbal Pereda ISPA
  • Gubernur Mirza Dorong Waterfront City Jadi Mesin Ekonomi Baru Lampung
  • Walikota Eva Gandeng Insinyur Wujudkan Waterfront City Bandar Lampung
  • Alfamart dan Sweety Lanjutkan Program Alfamart Sahabat Posyandu, Jangkau 8.400 Penerima Manfaat
  • Tim PkM Unila Dorong SMAN 17 Bandar Lampung Menjadi Sekolah Tangguh Bencana

Recent Comments

  • portall news on British Propolis Dapat Mengobati Berbagai Penyakit Ini
  • Icha on British Propolis Dapat Mengobati Berbagai Penyakit Ini
Portallnews.id

© 2020 Portallnews.id

PORTALLNEWS.ID hadir ke tengah masyarakat memberikan sajian berita yang berkualitas dan berimbang.

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Hukum & Kriminal
  • E-Magazine
  • Politik
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Kesehatan
  • Ekonomi

© 2020 Portallnews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist