• Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
Sunday, August 30, 2026
  • Login
Portallnews.id
Advertisement
  • Beranda
  • News
  • Hukum & Kriminal
  • E-Magazine
  • Politik
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Kesehatan
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Portallnews.id
  • Beranda
  • News
  • Hukum & Kriminal
  • E-Magazine
  • Politik
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Kesehatan
  • Ekonomi
No Result
View All Result
Portallnews.id
No Result
View All Result
Home Headline

Gubernur Mirza Dorong Riset dan Hilirisasi Komoditas Berbasis Desa

by portall news
August 29, 2026
in Headline, News
Gubernur Mirza Dorong Riset dan Hilirisasi Komoditas Berbasis Desa
104
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

PORTALLNEWS.ID ( Bandar Lampung ) – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong penguatan riset dan inovasi sains terapan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mempercepat hilirisasi komoditas berbasis desa.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Mirza saat membuka Seminar Nasional IPTEK Terapan (SIPTEKTERA) bertema “Sinergi Inovasi Sains Terapan dan Transformasi Digital dalam Akselerasi Sustainable Development Goals (SDGs)” di Gedung Serba Guna Politeknik Negeri Lampung, Sabtu (29/8/2026).

Menurut Mirza, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tidak cukup hanya menghasilkan penemuan, tetapi harus mampu diterapkan menjadi solusi atas persoalan masyarakat.

Baca Juga

Gubernur Mirza Targetkan Bhayangkara Presisi Lampung FC Tembus 3 Besar

1.500 Pelari Ramaikan Krakatau Run 2026 di Bandar Lampung

Gubernur Mirza Raih Penghargaan Pendidikan, SDM Jadi Kunci Lampung Maju

“Kita tidak hanya bicara bagaimana menghasilkan pengetahuan, tetapi bagaimana pengetahuan dan penemuan itu harus bisa menjadi solusi bagi persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujar Mirza.

Ia mengatakan Lampung memiliki potensi besar di sektor pangan dengan dukungan lahan sekitar 3,3 juta hektare dan jumlah penduduk sekitar 9,6 juta jiwa. Sejumlah komoditas unggulan Lampung antara lain padi, jagung, singkong, nanas, pisang, kopi, lada, tebu, kakao, kelapa sawit, karet, serta komoditas peternakan dan perikanan.

Namun, menurut Mirza, besarnya potensi tersebut masih menghadapi persoalan ketergantungan terhadap harga komoditas. Karena itu, pertumbuhan ekonomi harus dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing, bukan sekadar mengandalkan kenaikan harga hasil pertanian.

“Pertumbuhan ekonomi yang sekarang ini tidak kita pakai untuk menaikkan harga lagi, tetapi menjadi waktu bagi kita untuk memperkuat daya saing,” katanya.

Salah satu upaya yang didorong Pemprov Lampung adalah mempercepat hilirisasi komoditas hingga tingkat desa. Mirza menilai sebagian komoditas Lampung masih dipasarkan dalam bentuk bahan mentah sehingga nilai tambah dan peluang penciptaan lapangan kerja belum sepenuhnya dinikmati masyarakat daerah.

“Kita mendorong hilirisasi, tetapi hilirisasinya harus sesuai dengan struktur dan sumber daya yang kita miliki. Ke depan, yang belum dihilirisasi ini harus kita desain agar inklusif dan mampu menyerap tenaga kerja,” tegasnya.

Mirza mencontohkan pengembangan fasilitas pengering atau dryer komoditas di desa. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi tahap awal pengolahan hasil pertanian sebelum dikembangkan menjadi produk bernilai tambah, termasuk bahan baku pakan ternak.

“Setelah dibuat dryer, kita kasih pencetak pakan. Akhirnya desa bisa membuat pakan ayam dan kemudian mengembangkan peternakan ayam. Jadi yang tadinya di desa hanya ada komoditas mentah, ke depan ada beras, pakan, ayam, ikan, telur, dan produk lainnya,” jelasnya.

Menurut Mirza, konsep tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kedaulatan pangan dari tingkat desa. Desa tidak hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi juga mampu mengolah dan memenuhi sebagian kebutuhan masyarakatnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, ia menekankan pentingnya riset dan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan ekosistem usaha di daerah.

“Teknologi harus kita sesuaikan dengan ekosistem. Riset, sains, dan teknologi ke depan harus disesuaikan dengan kebutuhan, sehingga nilai tambah yang dihasilkan bisa terintegrasi sampai ke level paling bawah,” ujarnya.

Mirza juga mendorong Politeknik Negeri Lampung dan perguruan tinggi lainnya untuk mengambil peran lebih besar dalam pengembangan teknologi terapan. Teknologi yang dibutuhkan antara lain mesin pengering, pencetak pakan, mixer, serta mesin mekanisasi pertanian.

“Saya ingin Poltek menjadi di garis terdepan. Saya sering meminta bantuan Poltek, misalnya dryer, mesin pakan, mixer, dan beberapa mesin yang kita butuhkan ke depan,” ungkapnya.

Selain teknologi, Mirza menilai penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor penting dalam menjalankan transformasi ekonomi berbasis desa.

“Yang kita punya sumber daya alam, pendanaan dari perbankan ada, pasar juga ada. Yang kurang adalah SDM. Karena itu, kita harus menyiapkan SDM yang kuat,” katanya.

Pemprov Lampung juga menyiapkan dukungan beasiswa bagi mahasiswa dengan skema yang diarahkan untuk memperkuat SDM desa. Para penerima diharapkan dapat kembali dan berkontribusi dalam pengembangan potensi ekonomi di daerah asalnya.

“Kita jangan hanya menciptakan mahasiswa-mahasiswa untuk mencari lapangan pekerjaan. Kita harus menciptakan SDM yang menjadi motor hilirisasi di desa,” tegas Mirza.

Ia berharap sinergi pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, perbankan, dan masyarakat dapat membangun ekosistem ekonomi baru yang tumbuh dari desa.

Dengan penguatan riset, teknologi, SDM, dan hilirisasi, pemerintah berharap potensi komoditas lokal tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi kemiskinan, dan memperkuat daya saing Lampung.

Previous Post

Gubernur Mirza Raih Penghargaan Pendidikan, SDM Jadi Kunci Lampung Maju

Next Post

1.500 Pelari Ramaikan Krakatau Run 2026 di Bandar Lampung

Next Post
1.500 Pelari Ramaikan Krakatau Run 2026 di Bandar Lampung

1.500 Pelari Ramaikan Krakatau Run 2026 di Bandar Lampung

Gubernur Mirza Targetkan Bhayangkara Presisi Lampung FC Tembus 3 Besar

Gubernur Mirza Targetkan Bhayangkara Presisi Lampung FC Tembus 3 Besar

No Result
View All Result

Recent Posts

  • Gubernur Mirza Targetkan Bhayangkara Presisi Lampung FC Tembus 3 Besar
  • 1.500 Pelari Ramaikan Krakatau Run 2026 di Bandar Lampung
  • Gubernur Mirza Dorong Riset dan Hilirisasi Komoditas Berbasis Desa
  • Gubernur Mirza Raih Penghargaan Pendidikan, SDM Jadi Kunci Lampung Maju
  • Imam Juara Fun Battle Coffee, Kopi Lampung Barat Memukau Gubernur Mirza

Recent Comments

  • portall news on British Propolis Dapat Mengobati Berbagai Penyakit Ini
  • Icha on British Propolis Dapat Mengobati Berbagai Penyakit Ini
Portallnews.id

© 2020 Portallnews.id

PORTALLNEWS.ID hadir ke tengah masyarakat memberikan sajian berita yang berkualitas dan berimbang.

  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Hukum & Kriminal
  • E-Magazine
  • Politik
  • Lampung
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pesisir Barat
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Pendidikan
  • Olahraga
    • Kesehatan
  • Ekonomi

© 2020 Portallnews.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist