PORTALLNEWS.ID ( Bandar Lampung ) – Bandar Lampung Expo 2026 resmi ditutup Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana di Graha Mandala Alam, Jumat (24/7/2026) malam. Selama sepekan penyelenggaraan, pameran yang menjadi rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-344 Kota Bandar Lampung itu mencatat nilai transaksi sekitar Rp3,1 miliar, meningkat dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp2,4 miliar.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung, Erwin, mengatakan peningkatan transaksi tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat sekaligus membuktikan geliat ekonomi lokal terus tumbuh melalui ajang expo.
“Transaksi selama Bandar Lampung Expo 2026 mencapai sekitar Rp3,1 miliar. Angka ini meningkat dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp2,4 miliar,” ujar Erwin.
Menurutnya, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi penyumbang terbesar nilai transaksi, terutama pelaku usaha di bidang kuliner yang paling banyak diminati pengunjung.
“Kontributor terbesar masih berasal dari UMKM, khususnya sektor kuliner,” katanya.
Bandar Lampung Expo 2026 berlangsung pada 17–24 Juli 2026 dengan menghadirkan puluhan stan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, BUMN, BUMD, hingga pelaku UMKM lokal. Berbagai produk unggulan, layanan publik, hiburan, dan potensi investasi ditampilkan selama pameran berlangsung.
Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan rangkaian HUT ke-344 Kota Bandar Lampung, termasuk penyelenggaraan Bandar Lampung Expo 2026 yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
“Alhamdulillah seluruh rangkaian HUT Kota Bandar Lampung berjalan lancar. Ini adalah pesta rakyat. Terima kasih kepada Forkopimda, Bapak Gubernur, panitia, serta rekan-rekan media yang telah mendukung kegiatan ini sejak awal hingga selesai,” ujar Eva.
Eva menilai kehadiran UMKM menjadi daya tarik utama expo sekaligus penggerak ekonomi daerah. Ia berharap para pelaku usaha terus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan agar mampu memenuhi kebutuhan wisatawan maupun masyarakat yang datang dari berbagai daerah di Sumatera hingga Pulau Jawa.
Menurutnya, perkembangan UMKM akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia juga meminta seluruh OPD terus meningkatkan kinerja dan pelayanan publik demi mendukung pembangunan Kota Bandar Lampung.
“Harapannya Bandar Lampung semakin maju, pembangunan terus berjalan, dan pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” tutup Eva.
