Mirza Tinjau Jalan Rusak Tubaba, Drainase Jadi Sorotan

PORTALLNEWS.ID ( Tulang Bawang Barat ) — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meninjau langsung perbaikan sejumlah ruas jalan provinsi di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Rabu (4/3/2026).

Ruas yang ditinjau meliputi Jalan Raya Murnijaya Simpang PU serta Jalan Merdeka Pasar Mulya Asri. Kedua jalur tersebut merupakan akses vital yang menunjang mobilitas warga dan distribusi hasil produksi daerah.

Saat ini, perbaikan dilakukan oleh Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung. Sejumlah titik masih dalam proses pengerjaan, sementara beberapa segmen lainnya telah rampung diperbaiki.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Mirza juga berdialog dengan masyarakat. Warga mengeluhkan genangan air yang kerap muncul di pinggir jalan hingga menggenangi pekarangan rumah. Kondisi itu diperburuk dengan penggunaan jalan sebagai jalur alternatif kendaraan angkutan berat.

Menanggapi keluhan tersebut, gubernur menyoroti minimnya saluran drainase di sejumlah titik sehingga aliran air tidak berjalan optimal dan mempercepat kerusakan jalan.

“Ada sekitar 800 meter penanganan tahun ini. Kondisinya memang sudah sangat parah. Sekarang sudah dilakukan perbaikan sementara. Permasalahannya sama, banyak saluran yang tertutup,” ujarnya.

Ia menegaskan pembangunan dan normalisasi drainase harus menjadi bagian dari penanganan menyeluruh agar genangan tidak kembali terjadi dan kualitas jalan lebih tahan lama.

Rombongan juga meninjau ruas yang telah diperbaiki pada 2025. Gubernur menyebut perbaikan infrastruktur jalan menjadi prioritas Pemprov Lampung dalam mendukung konektivitas wilayah.

“Dulu kondisinya sangat parah, alhamdulillah sekarang sudah bagus. Ada tujuh sampai delapan ruas jalan provinsi yang kita perbaiki dengan total sekitar dua kilometer,” jelasnya.

Pemprov Lampung berkomitmen melanjutkan perbaikan secara bertahap dan berkelanjutan, dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan dan kebutuhan masyarakat, guna memperlancar akses transportasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.