Siswa SMA Al Kautsar Lolos OPSI Nasional Melalui Penelitian Produk Herbal Untuk Terapi Alzheimer

Tim SMA Al Kautsar, M. Dzaky Naufal Anwar dan M. Hafizh Nizam berhasil lolos ke OPSI tingkat nasional. FOTO/DOK

PORTALLNEWS.ID (Bandar Lampung) – Tim peneliti muda dari SMA Al Kautsar, M. Dzaky Naufal Anwar dan M. Hafizh Nizam, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan lolos ke Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tingkat nasional. Tim ini berhasil masuk menjadi salah satu dari 65 tim yang dinyatakan lolos sebagai finalis, mengungguli total 5.822 peserta dari seluruh Indonesia.

Prestasi tersebut diraih melalui penelitian inovatif yang meneliti potensi gabungan daun pegagan (Centella asiatica) dan bunga telang (Clitoria ternatea) sebagai alternatif pengobatan penyakit Alzheimer.

Kepala SMA Al Kautsar, Eko Anzair mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih siswanya.

“Alhamdulillah, untuk pertama kalinya, SMA Al Kautsar menembus dan berhasil masuk babak final tingkat nasional OPSI 2026. Sekolah memberikan apresiasi atas prestasi yang membanggakan ini,” kata Eko Anzair, Rabu, 16 September 2026.

“Ini mebuktikan bahwa siswa Al Kautsar juga mampu meneliti dan berinovasi. Kami bangga dan akan terus mendukung, mohon doanya agar anak kami di final bisa juara dengan hasil yang terbaik untuk SMA Al-Kautsar dan Lampung,” harap Eko.

Sementata, Guru Pembina SMA Al Kautsar, Dita Winda Vianni mengatakan, ajang OPSI diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) dibawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen). Pendaftaran dan pengunggahan proposal penelitian dimulai sejak 6 Februari sampai 7 Maret dan pengumuman seleksi proposal pada 6 April. Selanjutnya pengumpulan laporan penelitian dilakukan pada 31 Agustus dengan pengumuman finalis pada 13 September.

“Alhamdulillah, tim Al Kautsar berhasil masuk sebagai finalis dan akan berkompetisi di tingkat nasional pada akhir September nanti. Final diagendakan pada tanggal 24 sampai 30 September di Universitas Muhammadiyah Jakarta,” katanya, Rabu, 16 September 2026.

Dita menjelaskan, tim SMA Al Kautsar melakukan penelitian tentang terapi pengobatan Alzheimer menggunakan kombinasi daun pegagan dan bunga telang yang diformulasikan dalam sistem pengantaran Self Nanoemulsifying Drug Delivery System (SNEDDS). Produk herbal yang diberi nama Neurotella tersebut diujikan kepada mecit Alzheimer-like induksi AICI3.

“Keunggulan penelitian tim SMA Al Kautsar ini adalah mengombinasikan dua herbal serta memformulasikannya dalam sistem penghantaran SNEDDS. Hal ini menjadikan Neurotella mampu meningkatkan fungsi memori spasial dan perbaikan patologi otak,” papar Dita.

Untuk kompetisi di tingkat nasional, Dita menyatakan, tim SMA Al Kautsar akan mempersiapkan presentasi terbaik serta jawaban-jawaban terbaik terhadap pertanyaan-pertanyaan dewan juri nantinya.

“Kami juga mempersiapkan pameran hasil penelitian kami dan juga research idea challenge,” tutur Dita. (R-1)