Tasyakuran Milad Al Kautsar Dibarengi Peresmian Al Kautsar Indoor Sport Center

Ketua Yayasan Al Kautsar bersama Pembina menggunting pita sebagai prosesi peresmian Al Kautsar Indoor Sport Center, Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi rangkaian Milad ke-34 Yayasan Al Kautsar Bandar Lampung. FOTO/DOK

PORTALLNEWS.ID (Bandar Lampung) – Yayasan Al Kautsar menggelar acara tasyakuran sebagai puncak Milad ke-34 Yayasan Al Kautsar pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan tasyakuran tahun ini menjadi momen spesial karena bersamaan dengan peresmian Gedung Al Kautsar Indoor Sport Center (AISC) dan Gedung C SMA Al Kautsar.

Kegiatan yang berlangsung di depan Gedung AISC diikuti oleh pembina, pengawas dan pengurus yayasan Al Kautsar, perwakilan guru TK, SD, SMP, SMA Al Kautsar, karyawan, perwakilan siswa dari setiap unit, rekanan, dan tamu undangan. Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan pengguntingan pita yang menjadi simbolis peresmian Gedung AISC. Kemudian, peserta dan tamu undangan mengikuti acara makan bersama di aula utama AISC.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Al Kautsar Wagiso menjelaskan sekilas tentang sejarah Yayasan Al Kautsar yang lahir dari Kelompok Pengajian Al Amal di era pemerintahan Gubernur Poedjono Prayoto yang juga termasuk salah satu pendiri. Gubernur Peoejono merupakan penerima mandat pendirian Yayasan Al Kautsar bersama lima orang lainnya, yakni Ibu Poedjono Pranyoto, Man Hasan, Fauzi Saleh, Alhusniduki Hamim, dan Harris Hasyim. Perintisan Perguruan Al Kautsar juga dilanjutkan oleh generasi-generasi kepemimpinan berikutnya.

“Alhamdulillah, sebagian yang dicita-citakan para pendiri sudah tercapai. Sampai hari ini Al Kautsar masih eksis dan menjadi sekolah unggulan di Lampung. Tiga tahun terakhir SMA Al Kautsar berdasarkan versi UTBK menempati rangking pertama sekolah terbaik di Provinsi Lampung. Beberapa waktu lalu, Pusat Prestasi Nasional juga merilis Al Kautsar berada di posisi 40 besar se-Indonesia berdasarkan perolehan prestasi yang diraih Al Kautsar,” ujar Wagiso.

Begitu juga dengan tingkat TK, SD, dan SMP terus meningkat peminat dan pendaftarnya serta telah menjadi sekolah favorit di Provinsi Lampung.

Wagiso mengatakan, untuk mencapai keunggulan yang sekarang tidak mudah, karena Al Kautsar harus mempertahankan kualitas, baik kualitas output maupun kualitas layanan. Berbagai tantangan dari dalam maupun dari luar mampu dihadapi berlandaskan tekad dan komitmen bahwa apa yang dilakukan bukan untuk pribadi, bukan untuk sekelompok orang, tetapi untuk kemajuan Al Kautsar.

Dalam rangka Milad Al Kautsar, panitia melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan, diantaranya Khatmil Qur’an dengan melibatkan 180 guru, karyawan dan siswa. Lalu, penyerahan bantuan ke panti asuhan oleh Unit Amil Zakat (UAZ) Al Kautsar, serta pelaksanaan upacara peringatan Milad ke-34 Al Kautsar.

“Tahun ini meski peringatan Milad dilakukan dengan sederhana, tetapi menjadi peringatan yang sangat spesial karena dibarengkan dengan kegiatan yang sangat monumental, yaitu peresmian gedung Al Kautsar Indoor Sport Center dan Gedung C SMA Al Kautsar. Oleh karena itu ada sedikit tambahan kegiatan, yaitu lomba-lomba antar guru, seperti lomba voli, bulu tangkis, tenis meja, dan basket,” kata Wagiso.

Guru-guru dan karyawan Al Kautsar mengikuti babak final lomba bulu tangkis di Al Kautsar Indoor Sport Center usai peresmian. FOTO/DOK

Dalam sambutannya, Wagiso sekaligus melaporkan bahwa pembangunan Gedung Al Kautsar Indoor Sport Center dilakukan sejak Agustus 2022 hingga 2025, menggunakam anggaran murni Al Kautsar selama 4 tahun anggaran.

“Empat tahun anggaran baru kita bisa menyelesaikan ini. Kemudian pembangunan dilaksanakan dengan pola swakelola,” tutur Wagiso.

Bangunan AISC terdiri dari basement, lantai 1, lantai 2, dan lobi, dengan luas total mencapai 3.868 meter persegi yang mampu menampung sekitar 2.000 orang.

Selain bangunan utama, juga dibangun jembatan, area parkir, area genset, gudang, dan sebagainya. Di dalam bangunan juga dilengkapi dengan sarana pendukung berupa AC, dua videotron, CCTV, serta peralatan olahraga.

“Jadi, total dana pembangunan gedung AISC berikut sarana dan lingkungan mencapai sekitar Rp 21,129 Miliar,” jelas Wagiso.

Selain sebagai fasilitas menunjang kegiatan dan prestasi siswa di bidang olahraga, AISC juga disewakan untuk kegiatan-kegiatan eksternal sebagai salah satu sumber pendapatan Al Kautsar.

“Alhamdulillah akhir bulan ini gedung kita dipakai Dewan Dakwah Indonesia untuk kegiatan Tablik Akbar,” kata Wagiso.

Sementara itu, terkait Gedung C SMA Al Kautsar yang dibangun sejak Januari 2025 bertujuan memenuhi kebutuhan ruang kelas. Selama ini rombongan belajar di SMA Al Kautsar baru berjumlah 31 rombel, sementara secara peraturan bisa maksimal sampai 36 rombel.

Melihat animo masyarakat yang luarbiasa dan setiap tahun banyak yang tidak bisa tertampung di SMA Al Kautsar karena keterbatasan rombel, maka Yayasan Al Kautsar memutuskan untuk membangun ruang kelas baru.

“Setelah selesai ini, tentunya SMA Al Kautsar kita maksimalkan menjadi 36 rombel,” ujarnya.

Wagiso mengatakan, anggaran pembangunan Gedung C SMA Al Kautsar juga murni dari anggaran yayasan Al Kautsar tahun 2025 sebesar Rp3,5 Miliar. Luas bangunan Gedung C mencapai 675 meter persegi berupa bangunan tiga lantai yang memiliki 6 ruang. Rinciannya, 4 ruang untuk lab komputer, dan 2 ruang kelas.

“Semoga dengan bertambahnya fasilitas Al Kautsar ini juga menambah keunggulan dan prestasi Al Kautsar ke depannya,” pungkas Wagiso. (R-1)