PORTALLNEWS.ID ( Bandar Lampung ) – Sisa lumpur masih terlihat di beberapa sudut rumah warga di Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung. Setelah air banjir surut, warga perlahan mulai membersihkan rumah dan lingkungan mereka. Di tengah kondisi tersebut, bantuan dari Pemerintah Kota Bandar Lampung menjadi angin segar bagi masyarakat yang terdampak.
Pada Sabtu,( 7/03/2026) , di Kantor Kecamatan Tanjung Senang, Walikota Eva Dwiana langsung memberikan bantuan kepada ratusan warga yang terdampak banjir di wilayah tersebut. Sebanyak 521 kepala keluarga (KK) tercatat menerima bantuan berupa beras 10 kilogram serta uang tunai Rp1 juta per keluarga.
Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan bantuan tersebut diberikan untuk membantu meringankan beban warga yang mengalami kerugian akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah di kota itu.
Menurut Eva, bantuan tidak hanya disalurkan kepada warga di Kecamatan Tanjung Senang, tetapi juga kepada masyarakat yang terdampak di beberapa kecamatan lain seperti Kecamatan Sukabumi dan Kecamatan Sukarame.
“Bantuan ini kami salurkan agar masyarakat dapat segera membersihkan rumah mereka. Beras yang diberikan juga diharapkan bisa membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga,” ujar Eva.
Bagi warga yang baru saja menghadapi banjir, bantuan tersebut tidak hanya berarti dukungan material, tetapi juga menjadi tanda perhatian pemerintah terhadap kondisi masyarakat.
Di sisi lain, Eva juga mengingatkan warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai agar meningkatkan kewaspadaan. Hal ini mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu dengan potensi hujan lebat yang dapat disertai angin kencang.
Ia meminta masyarakat segera melaporkan kepada pihak RT, lurah, maupun camat apabila muncul potensi banjir di lingkungan mereka.
Pemerintah Kota Bandar Lampung, lanjut Eva, juga telah berkoordinasi dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung terkait penanganan aliran sungai.
Selain itu, pemerintah kota terus melakukan pembenahan sistem drainase di sejumlah kecamatan sebagai langkah jangka panjang untuk meminimalkan risiko banjir.
Eva juga mengajak masyarakat yang memiliki bangunan di atas aliran sungai untuk bekerja sama dengan pemerintah agar aliran air dapat mengalir dengan lancar hingga ke muara.
Dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan upaya penanganan banjir di Kota Bandar Lampung dapat berjalan lebih efektif dan kejadian serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.
