Ustad Abdul Somad Isi Ceramah Jelang Ramadan di Itera

Ini Tiga Pesan UAS Untuk Mahasiswa

Ustadz Abdul Somad mengisi kajian jelang Ramadan di Itera Bersholawat, Jumat, 13 Februari 2025. FOTO/DOK

PORTALLNEWS.ID (Lampung Selatan) — Menjelang bulan suci Ramadan, Institut Teknologi Sumatera (Itera) mengadakan kegiatan Itera Bersholawat dengan menghadirkan pendakwah nasional Ustaz Prof. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D., atau akrab disapa UAS. Mengusung tema Nilai Ramadan untuk Insan Itera Berdampak, kegiatan yang digelar di Gedung Kuliah Umum 2 Itera, Jumat, 13 Februari 2026, tersebut diikuti ribuan mahasiswa dan sivitas akademika. (R-1)

Rektor Itera, Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, mengatakan kegiatan itu diharapkan menjadi pembekalan spiritual bagi mahasiswa dalam menyambut Ramadan. Menurut rektor, penguatan nilai keimanan tetap menjadi bagian penting dari proses pendidikan di kampus berbasis teknologi tersebut.

“Itera sangat bersyukur bisa menghadirkan UAS. Meski kampus ini berbasis pengembangan teknologi, Itera terus berkomitmen membina keimanan dan rohani sivitas akademika,” ujar rektor. Mengawali acara, secara simbolis Rektor Itera memasangkan rompi kepada Ustaz Abdul Somad sebagai bentuk penghormatan.

Dalam ceramahnya, UAS menyampaikan tiga pesan utama yang diambil dari nilai Ramadan sebagai upaya mewujudkan insan Itera berdampak. Pertama, tentang pentingnya tekad. Ia menekankan bahwa niat menjadi fondasi dalam setiap langkah, termasuk dalam menuntut ilmu. “Tentukan niatmu, insya Allah, Allah akan menolong,” katanya.

Pesan kedua adalah integritas, yakni kesatuan antara hati, pikiran, dan ucapan. Menurut UAS, Ramadan sejatinya melatih kejujuran dan konsistensi, bahkan ketika seseorang tidak berada dalam pengawasan orang lain.

Adapun pesan ketiga adalah empati. Melalui puasa, mahasiswa diajak merasakan kondisi mereka yang kekurangan. Empati penting agar ilmu yang dimiliki tidak menjauhkan seseorang dari realitas sosial.

UAS juga mengingatkan mahasiswa agar selalu menjaga sikap dan tidak merundung orang lain. “Tentukan arah kapal kalian akan bersandar, jaga integritas, dan rasakan apa yang orang lain rasakan. Jangan merundung karena nasib orang tidak ada yang tahu. Jangan sombong, karena rumput yang kau injak hari ini kelak akan tumbuh di atas kubur,” ujar UAS.

Dalam kesempatan tersebut, UAS mengapresiasi Itera yang dinilai tidak hanya fokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keimanan. Ia berharap Itera terus tumbuh menjadi perguruan tinggi yang memberi dampak bagi masyarakat, khususnya di Sumatera. “Itera didirikan untuk membangkitkan teknologi di wilayah Sumatera. Itera sangat tepat menjadi tempat melanjutkan pendidikan,” ujar UAS.

*Humas*