240 UMKM Ajukan Pinjaman Tanpa Bunga , Baru Belasan yang Lolos Verifikasi Bank

Foto Ilustrasi

PORTALLNEWS.ID ( Bandar Lampung ) – Program pinjaman tanpa bunga bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang disiapkan Pemerintah Kota Bandar Lampung mulai diminati masyarakat. Hingga saat ini tercatat sebanyak 240 pelaku UMKM telah mengajukan permohonan pinjaman.

Namun dari jumlah tersebut, hanya sebagian kecil yang berhasil lolos verifikasi perbankan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandar Lampung, Riana Apriana, mengatakan dari ratusan pengajuan tersebut baru sekitar 11 hingga 18 UMKM yang telah disetujui dan dapat mencairkan pinjaman.

“Yang sudah lolos dan bisa dicairkan sekitar 11 hingga 18 UMKM. Sisanya masih terkendala hasil pengecekan melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan atau SLIK dari Otoritas Jasa Keuangan. Ada juga yang terkendala perubahan alamat,” ujar Riana, Kamis (26/2/2026).

Ia menjelaskan salah satu kendala utama yang dihadapi pelaku UMKM adalah aturan perbankan yang mewajibkan pemohon tidak memiliki pinjaman aktif di lembaga keuangan lain.

Banyak pelaku UMKM diketahui masih memiliki pinjaman sebelumnya, baik melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun pinjaman dari bank lain.

“Dari sisi usaha sebenarnya mereka tidak bermasalah. Namun aturan perbankan mengharuskan pemohon tidak memiliki pinjaman aktif di lembaga lain,” katanya.

Untuk mendukung program tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung telah menyiapkan anggaran sebesar Rp3 miliar dengan plafon pinjaman maksimal Rp50 juta bagi setiap pelaku usaha.

Selain bantuan permodalan, pemerintah juga memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM, mulai dari pembinaan usaha, pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), pendampingan sertifikasi halal hingga bantuan pemasaran digital.

Riana menilai masih banyak pelaku UMKM yang belum memahami pemanfaatan teknologi digital untuk mengembangkan usaha mereka.

“Masih banyak pelaku UMKM yang belum paham teknologi digital. Kami bantu langsung, bahkan pembuatan NIB dan akun digital sering dilakukan di tempat,” ungkapnya.

Ia berharap program pinjaman tanpa bunga tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas produksi serta pendapatan usaha mereka.

“Harapannya pinjaman ini bisa menambah modal, meningkatkan produksi, dan berdampak pada peningkatan keuntungan serta kesejahteraan pelaku UMKM,” pungkasnya.