PORTALLNEWS.ID ( Bandar Lampung ) – Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) berencana menambah ratusan alat tapping box untuk memperkuat pengawasan pajak restoran di wilayah tersebut.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bapenda Kota Bandar Lampung, Yusnadi Ferianto, mengatakan saat ini sekitar 700 unit tapping box telah terpasang di berbagai restoran dan rumah makan di Kota Bandar Lampung.
“Alat tersebut digunakan untuk merekam transaksi usaha yang menjadi dasar perhitungan pajak restoran,” kata Yusnadi, Selasa (10/3/2026).
Menurutnya, tapping box berfungsi sebagai alat pengawas yang dapat memantau aktivitas transaksi usaha secara langsung melalui sistem digital.
Melalui perangkat tersebut, pemerintah dapat mengetahui apakah terjadi peningkatan maupun penurunan omzet di tempat usaha yang menjadi wajib pajak.
“Kalau alat tapping box ini tidak dipakai, itu bisa langsung ketahuan oleh sistem kami karena ada alat ukur untuk melihat kejanggalan transaksi,” jelasnya.
Jika ditemukan adanya ketidaksesuaian data transaksi, petugas Bapenda akan segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi usaha.
Misalnya, ketika sistem hanya mencatat sedikit transaksi, sementara kondisi restoran terlihat ramai oleh pengunjung.
“Kalau ternyata yang masuk ke sistem tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, maka kami akan memberikan surat teguran kepada wajib pajak karena tapping box tidak digunakan,” ujarnya.
Namun apabila kendala terjadi karena kerusakan perangkat, seperti baterai rusak atau alat tidak berfungsi, pihak Bapenda akan segera melakukan penggantian perangkat.
Untuk meningkatkan efektivitas pengawasan pajak restoran, Bapenda menargetkan penambahan sekitar 300 unit tapping box pada tahun ini.
Dengan penambahan tersebut, jumlah alat yang terpasang di Kota Bandar Lampung diperkirakan akan mendekati 1.000 unit.
Langkah ini diharapkan mampu mengoptimalkan pengawasan transaksi usaha sekaligus meningkatkan penerimaan pajak daerah dari sektor restoran yang selama ini menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).
