PORTALLNEWS.ID ( Bandar Lampung ) – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Kota Bandar Lampung tidak hanya menjadi momen ibadah, tetapi juga sarat makna kebersamaan dan semangat berbagi kepada sesama.
Di Vihara Amurwa Bhumi Graha, rohaniwan vihara, Virya Parama atau yang dikenal sebagai Romo Cien Wie menjelaskan bahwa Imlek tahun ini berada dalam naungan Kuda Api.
Menurutnya, simbol tersebut melambangkan kebebasan, kemandirian, serta energi positif yang dapat menjadi momentum kebangkitan, terutama dalam bidang usaha dan karier.
“Kuda melambangkan kebebasan dan kemandirian, sedangkan elemen api mewakili energi positif yang membara. Ini adalah momentum emas untuk kebangkitan usaha dan karier,” ujarnya.
Selain ibadah dan doa, perayaan Imlek juga diisi dengan kegiatan sosial. Di kawasan Pasar Gudang Lelang, pihak vihara membagikan paket sembako dan angpao kepada masyarakat.
Bantuan tersebut diberikan kepada berbagai kalangan, mulai dari pedagang pasar hingga petugas kebersihan jalanan tanpa memandang latar belakang etnis maupun agama.
“Suhu ingin kebahagiaan Imlek dirasakan semua lapisan masyarakat, bukan hanya keturunan Tionghoa saja,” kata Romo Cien Wie.
Bagi umat Buddha di Bandar Lampung, rangkaian Imlek juga diisi dengan ritual membersihkan altar dan pratima sejak awal Februari sebagai simbol pembersihan batin serta penghormatan kepada leluhur.
Perayaan ini menjadi pengingat bahwa di balik tradisi dan doa yang dipanjatkan, terdapat semangat kebersamaan yang terus menyala bagi masyarakat Kota Bandar Lampung.
