Babinsa Sulap Gudang Pakan Jadi Rumah Belajar Gratis

PORTALLNEWS.ID ( Lampung Timur ) –  Sebuah bangunan sederhana bercat hijau di Dusun Empat, Desa Toto Harjo, Lampung Timur, kini ramai dipenuhi suara anak-anak yang datang untuk belajar setiap hari.

Tempat yang dulunya hanya gudang penyimpanan pakan sapi milik Babinsa Koramil Purbolinggo, Serda Ihsanudin, kini telah berubah menjadi ruang belajar gratis bagi puluhan anak di desa tersebut.

Berawal dari kepedulian terhadap anak-anak di lingkungan sekitar, Serda Ihsanudin menyulap bangunan yang sebelumnya dipenuhi suara mesin menjadi ruang belajar interaktif yang nyaman dan penuh nuansa edukatif.

Dinding bangunan yang semula tampak kusam kini dihiasi berbagai poster pendidikan, mulai dari peta Indonesia, aksara Lampung, hingga gambar tokoh nasional untuk menambah semangat belajar anak-anak.

Kegiatan belajar di tempat ini dipandu langsung oleh istri Serda Ihsanudin, Umi Salmah, yang setiap hari mengajar anak-anak dari Senin hingga Jumat.

Menurut Umi, rumah belajar tersebut dibuat sebagai ruang bagi anak-anak untuk belajar sambil bermain dan berinteraksi secara langsung, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan gawai.

Materi yang diberikan pun beragam, mulai dari pengenalan huruf bagi anak usia dini hingga pelajaran sejarah untuk menanamkan nilai kebangsaan.

Tak hanya menyediakan ruang belajar, Serda Ihsanudin juga membangun area bermain di halaman rumahnya dengan berbagai fasilitas seperti ayunan, jungkat-jungkit, dan seluncuran agar anak-anak lebih aktif bergerak dan bersosialisasi.

Upaya tersebut mendapat sambutan positif dari para orangtua. Mereka menilai kehadiran rumah belajar gratis itu membawa perubahan pada anak-anak yang kini lebih aktif, memiliki jiwa sosial, serta lebih sedikit menghabiskan waktu dengan telepon genggam.

Saat ini, lebih dari 50 anak dari tingkat TK hingga SD rutin mengikuti kegiatan belajar tanpa dipungut biaya. Bahkan, beberapa di antaranya merupakan anak-anak yang sebelumnya belum pernah merasakan pendidikan formal.

Bagi warga sekitar, kehadiran rumah belajar tersebut menjadi solusi di tengah terbatasnya fasilitas pendidikan non-formal di desa.

Di mata masyarakat, Serda Ihsanudin bukan hanya seorang prajurit, tetapi juga sosok yang menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan melalui kepedulian terhadap pendidikan anak-anak.

Dari bekas gudang pakan sapi, kini lahir ruang belajar yang menjadi tempat tumbuhnya semangat, keceriaan, dan mimpi anak-anak di pelosok Lampung Timur.