PORTALLNEWS.ID ( Bandar Lampung ) – Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penyelenggaraan Lampung Financial Festival sebagai upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di kalangan generasi muda.
Dukungan tersebut disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat menerima audiensi delegasi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Transmedia di Ruang Kerja Gubernur, Bandar Lampung, Kamis (30/7/2026).
Lampung Financial Festival merupakan kolaborasi LPS, Transmedia, dan CNBC Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 5–6 September 2026 di Novotel Bandar Lampung. Festival menyasar pelajar SMA berusia 17 tahun ke atas dan mahasiswa dengan menghadirkan edukasi dari berbagai pihak di sektor jasa keuangan.
Gubernur menyambut baik penunjukan Lampung sebagai tuan rumah. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemahaman pengelolaan keuangan.
“Kami Pemprov Lampung sangat berbesar hati dan senang karena ini akan meningkatkan kualitas pemahaman tentang keuangan, apalagi targetnya adalah mahasiswa, anak-anak muda, Gen Z,” ujar Mirza.
Ia menilai literasi keuangan semakin penting di tengah perkembangan teknologi digital yang membuka peluang sekaligus menghadirkan berbagai risiko bagi generasi muda, termasuk pinjaman online ilegal dan judi online.
Menurutnya, pemahaman pengelolaan keuangan sejak dini dapat membantu generasi muda mengambil keputusan finansial secara lebih bijak sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah.
“Kami sangat mengapresiasi penunjukan Lampung sebagai tuan rumah Financial Festival ini. Ini adalah momentum krusial, mengingat tantangan generasi muda saat ini yang rentan terhadap jerat pinjaman online ilegal dan judi online. Edukasi sejak dini terkait manajemen keuangan akan menyelamatkan masa depan mereka,” katanya.
Sementara itu, perwakilan LPS Farid Azhar Nasution mengatakan Lampung Financial Festival akan dikemas dengan konsep edukasi yang menarik dan mudah dipahami masyarakat.
Festival akan menghadirkan materi literasi keuangan dari LPS, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, dan pelaku industri jasa keuangan. Kegiatan juga akan dirangkaikan dengan hiburan berupa konser musik gratis yang menghadirkan grup band ST12.
Sejumlah pejabat dan tokoh sektor keuangan nasional juga direncanakan hadir, di antaranya Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, Ketua OJK, serta pimpinan perbankan nasional. Rangkaian kegiatan akan disiarkan melalui berbagai platform media untuk memperluas jangkauan edukasi.
Farid menjelaskan, Lampung dipilih sebagai lokasi festival karena memiliki posisi strategis sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera.
Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan siap berkolaborasi dengan LPS, OJK, Bank Indonesia, perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menyukseskan kegiatan tersebut.
Melalui Lampung Financial Festival, pemerintah berharap pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan semakin meningkat, sehingga dapat mendorong penggunaan layanan keuangan yang legal dan tepat guna, memperkuat ketahanan sektor keuangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
