PORTALLNEWS.ID ( Bandar Lampung ) – Pemerintah Provinsi Lampung memulai langkah strategis dalam reformasi birokrasi dengan meluncurkan program Profiling ASN (Pro ASN) se-Provinsi Lampung, sebagai bagian dari program prioritas Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Kegiatan pemetaan potensi dan kompetensi ASN ini berlangsung di SMKN 4 Bandar Lampung, Senin (24/11/2025).
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekdaprov Marindo Kurniawan, Gubernur Lampung menegaskan bahwa Pro ASN merupakan instrumen penting untuk mewujudkan birokrasi profesional, akuntabel, dan responsif, sejalan dengan arah pembangunan nasional.
“Setiap ASN memiliki peran strategis dalam menjalankan roda pemerintahan. Oleh karena itu, mereka harus dibekali kompetensi yang memadai,” tegas Gubernur.
Profiling ASN menjadi langkah fundamental dalam mewujudkan Manajemen Talenta berbasis data digital. Sistem ini akan memastikan promosi jabatan dilakukan berdasarkan potensi, kompetensi, dan kinerja, bukan senioritas atau kedekatan.
“Dengan sistem ini, kita mengelola sumber daya manusia berbasis kompetensi dan potensi, bukan sekadar senioritas,” lanjutnya.
Gubernur juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti proses ini dengan sungguh-sungguh, jujur, dan berkomitmen karena hasilnya akan menjadi cerminan objektif bagi pengembangan karier dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Mari jadikan Pro ASN sebagai momentum memperkuat kualitas diri dan menegaskan komitmen menciptakan pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan inovatif,” ujarnya.
Sekdaprov Marindo menambahkan, Pro ASN merupakan implementasi meritokrasi secara maksimal, dengan sistem Manajemen Talenta yang akan terintegrasi hingga tingkat kabupaten/kota.
“Ke depan, pemilihan jabatan, termasuk Eselon II, tidak lagi melalui bidding atau selter. Penentuan jabatan harus melalui sistem ini,” tegasnya.
Sekdaprov memastikan proses berjalan transparan menggunakan sistem resmi milik BKN, sehingga bebas dari praktik jual beli jabatan atau lobi-lobi personal.
“Sistem ini milik ASN dan BKN. Tidak ada ruang untuk titipan atau catatan kaki,” ujarnya.
Pada tahap pertama yang berlangsung 24–28 November 2025, sebanyak 1.905 ASN mengikuti profiling, terdiri dari Pejabat Administrator, Pengawas, Fungsional Ahli Madya, hingga Pejabat Pelaksana.
Materi ujian mencakup empat aspek utama:
- Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural
- Potensi Psikologi
- Literasi Digital
- Preferensi Karier
Program ini diharapkan menjadi babak baru bagi birokrasi Lampung yang lebih profesional, bersih, dan berbasis kinerja.
