PORTALLNEWS.ID ( Bandar Lampung ) — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengukuhkan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Kabupaten/Kota Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) Lampung periode 2026–2031 di Mahan Agung, Senin (26/01/2026).
Pengukuhan dihadiri Ketua Umum DPP PPLIPI Indah Suryadharma Ali, Ketua DPW PPLIPI Lampung Ellya Saleh, serta Purnama Wulan Sari Mirza selaku Dewan Pembina PPLIPI Lampung.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan peran strategis perempuan dalam menjawab tantangan pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Lampung. Ia menyebut Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung masih terendah di Sumatera, dengan angka partisipasi pendidikan tinggi yang masih rendah.
“Dari sekitar 110 ribu lulusan SMA setiap tahun, hanya sekitar 30 ribu yang melanjutkan kuliah. Lebih dari separuh yang tidak melanjutkan adalah perempuan,” ujarnya.
Gubernur juga menyoroti fenomena perempuan Lampung yang bekerja ke luar negeri. Sekitar 25 ribu perempuan setiap tahun menjadi pekerja migran, yang menurutnya memunculkan dampak sosial seperti tingginya angka perceraian dan persoalan pengasuhan anak.
Selain itu, pada 2025 tercatat 836 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Lampung. Keterbatasan fasilitas seperti safe house dan tenaga visum dinilai masih menjadi tantangan serius.
“Kami mengurus lebih dari 4,5 juta perempuan di Lampung dengan keterbatasan aparatur. Karena itu, peran organisasi seperti PPLIPI sangat penting untuk menjangkau hingga desa,” tegasnya.
Gubernur juga mengaitkan pemberdayaan perempuan dengan kebijakan nasional Presiden Prabowo Subianto yang memprioritaskan pembangunan desa. Ia menyebut sektor UMKM, yang 70 persen pelakunya perempuan, menjadi tulang punggung ekonomi Lampung dengan kontribusi sekitar 60 persen terhadap PDRB.
Namun, ia mengingatkan banyak UMKM perempuan belum berkelanjutan akibat lemahnya rantai pasok dan akses pembiayaan. Karena itu, diperlukan desain ulang penguatan supply chain dan kolaborasi dengan perbankan.
Ketua DPW PPLIPI Lampung Ellya Saleh menyatakan komitmen organisasinya untuk memperkuat kualitas SDM perempuan dan ekonomi keluarga melalui sinergi dengan pemerintah daerah.
Sementara itu, Ketua Umum DPP PPLIPI Indah Suryadharma Ali menyebut PPLIPI telah terbentuk di 13 provinsi dan hampir 60 kabupaten/kota. Fokus utama organisasi meliputi dukungan permodalan UMKM perempuan, pengembangan anak, serta penghargaan bagi perempuan inspiratif.
“Ketika perempuan berdaya secara ekonomi, kesejahteraan keluarga dan kualitas generasi masa depan ikut meningkat,” ujarnya.
Pemprov Lampung menegaskan komitmennya membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan PPLIPI dan organisasi perempuan lainnya demi mendorong percepatan pembangunan SDM menuju Indonesia Emas 2045.
