Octa Dapat Mandat Pimpin KAPMI Jawa Barat

PORTALLNEWS.ID ( Jakarta ) – Tokoh perempuan pengusaha asal Bogor, Octa, resmi menerima mandat sebagai Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia (KAPMI) Jawa Barat untuk memperkuat jaringan dan konsolidasi organisasi di wilayah tersebut.

Mandat tersebut diberikan langsung oleh Badan Pimpinan Pusat (BPP) KAPMI melalui Surat Keputusan (SK) Mandat yang diserahkan Ketua Umum BPP KAPMI Muliansyah Abdurrahman di Kantor BPP KAPMI, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Muliansyah mengatakan penunjukan Octa mempertimbangkan kapasitas, jaringan, dan visi yang dimilikinya sebagai pengusaha perempuan.

“Saya melihat Mbak Octa sangat kompeten dan memiliki semangat luar biasa. Kami yakin di bawah kepemimpinannya, KAPMI akan hadir hingga ke seluruh pelosok Jawa Barat,” ujar Muliansyah.

Octa dikenal aktif dalam pemberdayaan UMKM dan pengusaha muda di Bogor. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat peran perempuan sekaligus mendorong pengembangan dunia usaha di Jawa Barat.

Usai menerima mandat, Octa menyatakan siap menjalankan amanah tersebut dengan segera melakukan konsolidasi organisasi di 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat.

“Ini amanah besar. Saya akan fokus merangkul pengusaha muda di Jawa Barat, dari kota hingga desa, agar KAPMI benar-benar dirasakan manfaatnya,” kata Octa.

Tahap awal konsolidasi akan dilakukan melalui persiapan musyawarah daerah dan pembentukan Badan Pimpinan Cabang (BPC) KAPMI di tingkat kabupaten/kota.

BPP KAPMI menargetkan kepengurusan BPD KAPMI Jawa Barat di bawah kepemimpinan Octa dapat segera terbentuk secara definitif.

Penyerahan mandat tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal Muh. Rojak, Bendahara Umum Alya, Wakil Ketua Umum Adi Putra, Wakil Ketua Umum Riswan Karto, Direktur Eksekutif Rusli Said, Wakil Ketua Umum Agus Wulanto, serta Wakil Pembina Tody Ardiansyah.

Dengan mandat tersebut, BPP KAPMI berharap KAPMI Jawa Barat dapat memperkuat peran sebagai wadah pengusaha muda sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi dan pengembangan kewirausahaan.