Sekdaprov Lampung Pimpin Rakor Penanganan Banjir Bandar Lampung, Susun Strategi Terintegrasi

PORTALLNEWS.ID ( Bandar Lampung ) – Pemerintah Provinsi Lampung bergerak cepat merespons banjir besar yang melanda puluhan titik di Kota Bandar Lampung pada Jumat (6/3/2026). Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektor guna menyusun strategi penanganan banjir secara terintegrasi.

Rapat tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan di Ruang Sakai Sambayan, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Senin (9/3/2026).

Dalam arahannya, Marindo menegaskan bahwa penanganan banjir di Kota Bandar Lampung tidak dapat dilakukan secara parsial oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

“Masalah banjir di Bandar Lampung memerlukan kolaborasi yang kuat. Air ini berasal dari hulu yang melintasi batas administratif, sehingga sinergi antara Pemerintah Provinsi, Pemkot Bandar Lampung, serta kabupaten tetangga seperti Lampung Selatan dan Pesawaran menjadi kunci,” ujarnya.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hujan dengan intensitas ekstrem menyebabkan genangan tinggi di sejumlah kawasan permukiman dan ruas jalan, bahkan dilaporkan menimbulkan korban jiwa serta kerugian material bagi masyarakat.

Dalam rakor tersebut, pemerintah menyepakati sejumlah langkah strategis sebagai solusi jangka panjang penanganan banjir, di antaranya penyusunan masterplan banjir terintegrasi, pembangunan kolam retensi di wilayah hulu, normalisasi sungai, serta peninggian tanggul di titik-titik rawan.

Pemerintah juga menekankan pentingnya penataan ruang, termasuk mengatasi penyempitan sungai akibat bangunan di bantaran sungai serta menambah ruang terbuka hijau sebagai daerah resapan air.

Melalui koordinasi lintas sektor ini, Pemerintah Provinsi Lampung berharap upaya penanganan banjir di Kota Bandar Lampung dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan.