PORTALLNEWS.ID (Pesawaran) – Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN RIL Prof. Dr. Faizal, M. Ag menjadi nara sumber pada Focus Grup Discussion (FGD) yang merupakan rangkaian penelitian yang didanai MoRA The AIR Funds (Ministry of Religious Affairs – The Awakened Indonesian Research Funds Programme).
MoRA merupakan program pendanaan riset kolaboratif hasil kerja sama antara Kementerian Agama (Kemenag) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
FGD berlangsung di aula Rumah Potong Unggas Pondok Pesantren Minhadul Ulum, Tegineneng Pesawaran, Lampung, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan ini diinisiasi oleh tim penelitian yang diketuai Prof. Dr. Erina Pane, M. Him dengan anggota Dr. Siti Wuryan, M. Kom.I., Muhamad Bisri Mustofa, M. Kom. I dan Sri Wahyuni, M. Sos.
Judul penelitian yang diangkat, yakni “Model Kontribusi Pesantren Dalam Pengembangan Masyarakat Islam Berkelanjutan di Indonesia : Integrasi Pendidikan, Pemberdayaan Ekonomi, dan Transformasi Sosial Sebagai Dasar Penyusunan Roadmap Kebijakan Kementerian Agama”.
FGD menghadirkan nara sumber ahli yakni pimpinan Pondok Pesantren Minhadul Ulum Dr. H. Amin Udin El Hady., M. Pd, para pimpinan Pondok, pengasuh Pondok, mitra Pondok, alumni, kepala desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Faizal memaparkan bahwa untuk pemberdayaan yang berkelanjutan perlu identifikasi potensi apa yang pas dan bisa dikembalikan secara berkelanjutan di sekitar Pondok.
Sementara, Amin Udin mengungkapkan Pondok Minhadul Ulum yang berdiri sejak 1997 memiliki berbagai bidang usaha selain bidang pendidikan, antara lain bank wakaf mikro, rumah potong unggas, paguyuban kantin, toko retail dan lainnya untuk memberdayakan masyarakat sekitar. (RLS/R-2)
