PORTALLNEWS.ID (Bandar Lampung) – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) menggelar talkshow bertajuk ‘Mempererat Diplomasi, Memperkuat Ekonomis’ pada Kamis, 21 Mei 2026, di Auditorium D.3.1. FISIP Unila.
Talkshow bekerja sama dengan Indonesian AID/Lembaga Dana Kerjasama Internasional (LDKPI) yang merupakan Badan Layanan Umum di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Lembaga ini mengelola penyaluran hibah luar negeri sebagai bagian dari instrumen diplomasi lunak (soft diplomacy).
Penyelenggara menghadirkan narasumber Direktur Utama LDKPI Dalyono, dan dosen Jurusan Ilmu Pemerintahan Prof. Arizka Warganegara.
Direktur Utama LDKPI, Dalyono, dalam paparannya menjelaskan bahwa bantuan internasional tidak hanya berfungsi sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, tetapi juga menjadi strategi diplomasi untuk memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.
“Indonesian AID dibentuk untuk mengintegrasikan berbagai bantuan luar negeri Indonesia agar lebih terarah dan strategis. Bantuan yang diberikan mencakup sektor kesehatan, pendidikan, pembangunan infrastruktur, hingga pelatihan kapasitas bagi negara-negara mitra,” ujarnya.
Dia juga menjelaskan, diplomasi hibah membawa dampak ganda, yakni memperkuat hubungan internasional sekaligus membuka peluang kerja sama ekonomi dan politik bagi Indonesia.
Sementara itu, Prof. Arizka Warganegara menyebutkan diplomasi hibah termasuk diplomasi soft power yang teknisnya dilakukan melalui bantuan luar negeri.
“Bantuan ini melibatkan beberapa aspek teknis seperti bantuan kemanusiaan, proyek pembangunan dan dukungan teknis. Tujuannya membangun diplomasi tanpa pemaksaan dari dinamika kepemerintahan hingga power militer,” jelasnya.
Dekan FISIP Unila Prof. Anna Gustina Zainal, menyampaikan apresiasi atas kegiatan kolaborasi yang diselenggarakan hari ini.
Ia menyebut talkshow sangat penting dalam memperkuat edukasi mahasiswa dan publik mengenai peran Indonesia dalam kancah di tingkat global. Melalui talkshow ini, mahasiswa juga didorong untuk untuk mengambil peran. (R-2)
