Rektor Imbau Mahasiswa KKN Internasional Jadi Duta Unila Berdampak

PORTALLNEWS.ID (Bandar Lampung) – Rektor Universitas Lampung (Unila), Prof. Lusmeilia Afriani, mengimbau lima mahasiswa Unila yang menjadi delegasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional untuk menjadi Duta Unila Berdampak.

Selain melaksanakan program-program inovatif, mahasiswa juga perlu memperkenalkan potensi daerah asal serta profil Universitas Lampung kepada peserta lain maupun masyarakat setempat.

“Pelajari tentang Lampung, pahami juga tentang Universitas Lampung, mulai dari sejarah, fakultas, hingga keunggulannya. Ketika ada yang bertanya tentang Unila, kalian harus mampu menjelaskannya dengan baik. Jadilah duta kampus yang membanggakan,” ujar Lusmeilia saat memberikan arahan kepada delegasi mahasiswa KKN Internasional di Ruang Rapat Rektor Gedung Rektorat Unila, Sabtu, 18 Juli 2026.

Lima mahasiswa berprestasi dari Fakultas Hukum, FEB, dan FMIPA ini akan mengabdi selama 30 hari, terhitung mulai 22 Juli hingga 22 Agustus 2026, di Kabupaten Tasikmalaya dan Pangandaran, Jawa Barat. Program ini merupakan bagian dari implementasi Program Berdampak Unila sekaligus kolaborasi BKS PTN Barat.

Lusmeilia menyampaikan, kesempatan mengikuti KKN Internasional merupakan kesempatan berharga yang tidak didapat oleh seluruh mahasiswa. Oleh karena itu, para peserta diminta memanfaatkan pengalaman tersebut sebagai ruang belajar, berkolaborasi, dan mengharumkan nama Universitas Lampung.

“Manfaatjan kesempatan ini sebaik-baiknya dengan membawa nama baik almamater dan juga nama baik Provinsi Lampung,” tutur Lusmeilia.

Ia juga menekankan agar para mahasiswa KKN tidak hanya melakukan kegiatan rutin, tetapi mampu menghasilkan program pengabdian yang inovatif dan berdampak nyata bagi masyarakat di lokasi KKN.

“Kalau bisa hadirkan ide-ide yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Misalnya membantu pemasaran produk secara digital atau membuat inovasi sederhana yang bisa terus dimanfaatkan masyarakat setelah program selesai,” katanya.

Sementara itu, Ketua KKN Unila Diky Hidayat, menjelaskan bahwa KKN Internasional merupakan ajang kolaborasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan berbagai negara yang sedang menempuh pendidikan di Indonesia. Program ini mendapat dukungan dari kementerian, pemerintah daerah, serta perguruan tinggi penyelenggara.

Melalui program kolaborasi ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kompetensi yang dimiliki untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat di lokasi pengabdian.

“Harapan kami, kalian dapat menerapkan pengetahuan dan teknologi yang dimiliki untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus memperoleh pengalaman bekerja dalam lingkungan yang multikultural sebagai bekal menjadi sumber daya manusia unggul di tingkat nasional maupun internasional,” kata Diky.

Mewakili peserta, Fika Aulia Reyani dari Program Studi Biologi FMIPA Unila menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada para delegasi. Dia berkomitmen untuk melakukan kegiatan dan program yang bermanfaat dan berdampak positif bagi masyarakat di Tasikmalaya dan Pangandaran. (R-1)