PORTALLNEWS.ID ( Bandar Lampung ) – Gubernur Rahmat Mirzani Djausal berharap Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun karakter dan moral bangsa.
Harapan tersebut disampaikan melalui sambutan tertulis yang dibacakan Plt. Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Pemprov Lampung, Fiter Rahmawan, saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan Pengurus Daerah Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) Kota Bandar Lampung periode 2026–2031, di Balai Keratun, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Minggu (15/02/2026).
Pelantikan dilakukan Ketua PW IKADI Provinsi Lampung, H. Repianto, berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Wilayah IKADI Provinsi Lampung Nomor 01/SKEP/PW-IKADI/1447 Hijriah.
Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pelantikan tersebut dan menilai momentum ini penting karena IKADI memiliki peran strategis dalam pembangunan karakter umat.
“Sesuai tema ‘Menguatkan Peran Da’i sebagai Penggerak Pemberdayaan Umat’, para da’i tidak hanya menyampaikan risalah agama, tetapi juga menjadi teladan, menjaga kondusivitas daerah, menangkal paham radikalisme, serta mempererat ukhuwah islamiyah,” ujarnya.
Ia berharap IKADI terus bersinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang tidak hanya cerdas secara spiritual, tetapi juga mandiri secara ekonomi.
“Optimalisasi potensi umat melalui pemberdayaan harus menjadi prioritas bersama untuk membangun kemandirian bangsa menuju peradaban madani,” tegasnya.
Gubernur juga mengucapkan selamat kepada Ketua PD IKADI Kota Bandar Lampung terpilih, Triono, beserta jajaran pengurus yang baru dilantik, seraya berharap amanah dakwah dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Sementara itu, Ketua PW IKADI Provinsi Lampung, H. Repianto, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan tonggak estafet perjuangan dakwah di Kota Bandar Lampung.
Menurutnya, tantangan dakwah ke depan semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Karena itu, IKADI diharapkan hadir sebagai penyejuk sekaligus pemberi solusi atas berbagai persoalan umat.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan diskusi publik bertema “Optimalisasi Potensi Umat dalam Membangun Kemandirian Bangsa menuju Peradaban Madani”, serta dihadiri unsur pemerintah daerah, MUI Lampung, ormas Islam, Laznas, dan Forum Takmir Masjid se-Kota Bandar Lampung.





Recent Comments