PORTALLNEWS.ID ( Bandar Lampung ) – Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan dukungannya terhadap pemberantasan peredaran narkotika. Komitmen tersebut ditunjukkan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat menghadiri pemusnahan 4.364 cartridge liquid vape yang mengandung narkotika di Markas Pomal TNI Angkatan Laut, Bandar Lampung, Senin (19/10/2026).
Pemusnahan barang bukti hasil pengungkapan kasus di Pelabuhan Bakauheni itu dilakukan menggunakan insinerator milik Badan Narkotika Nasional (BNN). Ribuan cartridge tersebut diperkirakan bernilai sekitar Rp34,9 miliar.
Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Edwin menjelaskan, barang bukti tersebut ditemukan pada 5 Oktober 2026 saat tim gabungan TNI AL memeriksa sebuah bus rute Medan–Tangerang di Pelabuhan Bakauheni.
Dari pemeriksaan itu, petugas menemukan tiga kardus berisi 4.364 cartridge liquid vape merek Yakuza XL dan Betmen yang mengandung narkotika.
“Keberhasilan ini berpotensi menyelamatkan lebih dari 13.000 hingga hampir 22.000 anak bangsa,” ujar Edwin.
Menurutnya, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil sinergi TNI AL, BNN, Bea Cukai, Kejaksaan, Pemerintah Provinsi Lampung, Forkopimda, dan berbagai pihak lainnya.
Edwin meminta jajaran TNI AL memperkuat deteksi dini di pelabuhan dan wilayah perairan serta meningkatkan koordinasi antarlembaga untuk mencegah penyelundupan narkotika. Masyarakat juga diimbau mewaspadai produk vape yang tidak jelas asal-usulnya dan melaporkan aktivitas mencurigakan kepada aparat.
Sementara itu, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus mengatakan, pemusnahan tersebut menjadi bukti komitmen negara dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.
“Hari ini kita berkumpul bukan sekadar untuk menyaksikan sebuah seremoni. Kita hadir untuk menyaksikan bukti nyata komitmen dan tindakan tegas negara dalam melindungi generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Lodewijk menegaskan, pemberantasan narkotika tidak cukup dilakukan melalui pemusnahan barang bukti. Aparat juga harus membongkar jaringan peredaran, mulai dari produsen dan distributor hingga bandar, serta memperkuat pengawasan dan edukasi masyarakat.
“Jangan berhenti di sini. Kita tidak boleh kalah dengan narkoba. Kita harus terus berkomitmen, terus berkolaborasi dan bersinergi memberantas kejahatan narkotika secara berkelanjutan dan komprehensif,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Jaksa Agung Asep Nana Mulyana, Sekretaris Utama BNN RI Irjen Pol. Asep Saepudin, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, Komandan Kodaeral III Laksamana Muda TNI Uki Prasetya, serta jajaran Forkopimda Lampung.
Pemusnahan ribuan cartridge tersebut menjadi bagian dari upaya bersama aparat dan pemerintah untuk memutus peredaran narkotika serta melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari penyalahgunaan zat terlarang.


Recent Comments