PORTALLNEWS.ID (Bandar Lampung)– Tim dosen Program Studi Rekayasa Instrumentasi dan Automasi (Rekinsa) Institut Teknologi Sumatera (Itera) menggelar Sosialisasi Prodi dan Pelatihan Desain Elektronika Menggunakan Platform Wokwi bagi siswa kelas X Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Negeri 7 Bandar Lampung, Senin, 28 September 2026.
Kegiatan ini merupakan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) skema Penguatan Kelompok Keilmuan yang didanai Dana PNBP Itera Tahun Anggaran 2026 dengan nomor kontrak 3642m/DST/IT9.2.1/PT.01.03/2026.
Tim PkM diketuai Fadli Hastito, M.T., dengan anggota Sabar, M.Si. (Ketua Kelompok Keilmuan), Ronal, M.Kom., Gelard Untirtha Pratama, M.Komp., Nazuwatussya’diyah, S.T., M.T., Mardhiyatna, S.Si., M.Si., Kisna Pertiwi, S.Si., M.Si., dan Achmad Chalid Afif Alfajrin, M.Ling. dari Prodi Rekinsa, serta Amir Faisal, S.T., M.Eng., Ph.D. dari Prodi Teknik Biomedis.
Dalam sambutannya, Fadli Hastito menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk mendekatkan siswa SMK dengan teknologi yang kini digunakan di dunia industri.
“Di era Industri 4.0, sebuah sistem elektronik biasanya dirancang dan diuji lebih dulu secara digital sebelum dibuat wujud fisiknya. Lewat Wokwi, siswa bisa belajar merancang rangkaian dan memprogram mikrokontroler hanya dengan laptop, tanpa harus menunggu ketersediaan komponen. Kami berharap ini menjadi pintu awal bagi adik-adik TKJ untuk mengenal dunia instrumentasi dan automasi,” ujarnya.
Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan penyerahan cendera mata dari Itera kepada SMK Negeri 7 Bandar Lampung dan foto bersama. Selanjutnya, materi pelatihan bertajuk “Penggunaan dan Penerapan Fitur-Fitur Platform Wokwi dan Sejenisnya” disampaikan Fadli Hastito dan Ketua Kelompok Keilmuan, Sabar, dibantu tim mahasiswa Prodi Rekinsa Itera.
Peserta dikenalkan pada Wokwi, platform simulasi elektronika dan mikrokontroler berbasis web, lalu langsung mempraktikkan perancangan rangkaian secara virtual dengan pendampingan mahasiswa. Untuk mengukur pemahaman peserta, tim juga melaksanakan pre-test sebelum materi dan post-test di akhir sesi.
Sabar menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan bidang keilmuan elektronika yang dikembangkan kelompok keilmuannya.
“Siswa TKJ sudah akrab dengan komputer dan jaringan. Ketika kemampuan itu dipadukan dengan elektronika dan pemrograman mikrokontroler, mereka punya bekal yang sangat relevan untuk era Internet of Things. Kami ingin ilmu yang dikembangkan di kampus bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh sekolah mitra,” katanya.
Di sela kegiatan, Achmad Chalid Afif Alfajrin, mengajak para siswa untuk melanjutkan studi di Prodi Rekinsa Itera.
“Hampir semua industri modern, mulai dari manufaktur, energi, hingga pertanian, membutuhkan tenaga ahli instrumentasi dan automasi. Kesempatan ini terbuka lebar bagi lulusan SMK. Kami tunggu adik-adik bergabung di Rekinsa Itera,” ujarnya.
Selama kegiatan, tim didampingi Ashari selaku guru Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 7 Bandar Lampung. Mewakili pihak sekolah, Ashari menyambut baik dan mengapresiasi pelatihan tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada Itera yang telah hadir dan berbagi ilmu dengan siswa-siswa kami. Pelatihan seperti ini membuka wawasan anak-anak tentang teknologi yang benar-benar dipakai di industri. SMK Negeri 7 Bandar Lampung selalu terbuka dan mendukung kegiatan serupa, dan kami berharap kerja sama dengan Itera terus berlanjut,” ujarnya.
Kegiatan diikuti 34 siswa kelas X TKJ yang masing-masing mendapatkan snack box. Ke depan, tim berharap kolaborasi Itera dan SMK Negeri 7 Bandar Lampung dapat berlanjut untuk memperkuat kompetensi vokasi di bidang elektronika. (RLS/R-1)

Recent Comments