PORTALLNEWS.ID ( Bandar Lampung ) – Edukasi literasi keuangan tak harus berlangsung serius dan kaku. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengemas pesan tentang pentingnya mengelola keuangan secara aman dan cerdas melalui Lampung Financial Festival 2026, yang akan berlangsung meriah selama dua hari di Novotel Lampung, 5-6 September 2026.
Festival ini memadukan edukasi keuangan, business talk, pameran lembaga keuangan, kelas investasi, talkshow, hingga hiburan musik dan komedi. Konsep tersebut disiapkan agar masyarakat, khususnya generasi muda, dapat memperoleh pengetahuan keuangan sekaligus menikmati suasana festival.
Direktur Group Kesekretariatan LPS Damaiyanti Sakti Maharani mengatakan kegiatan tersebut memang dirancang dengan konsep yang menarik sehingga pesan mengenai literasi keuangan lebih mudah diterima peserta.
“Tujuannya memang untuk memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya literasi keuangan,” ujar Damaiyanti.
Menurutnya, edukasi menjadi penting karena masyarakat saat ini semakin banyak dihadapkan pada berbagai tawaran keuangan, mulai dari pinjaman online hingga beragam instrumen investasi yang ditawarkan melalui internet.
Karena itu, masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk membedakan produk keuangan yang aman sekaligus memahami cara mengelola keuangan secara bijak.
Edukasi Dibungkus Festival
Selama dua hari, Financial Festival Lampung akan menghadirkan berbagai rangkaian acara. Mulai dari business talk dengan sejumlah pelaku industri keuangan, pameran lembaga keuangan, hingga kelas-kelas edukasi yang dapat diikuti peserta.
Kelas edukasi akan berlangsung dalam beberapa sesi setiap harinya dengan berbagai tema, termasuk pembahasan mengenai investasi. Peserta dapat memilih kelas sesuai dengan ketertarikan masing-masing.
Tidak berhenti pada edukasi, festival juga menghadirkan mini talkshow, inspirational talk, comedy live show dan music performance.
Konsep tersebut menjadi cara LPS menjadikan literasi keuangan lebih dekat dengan masyarakat, terutama anak muda yang selama ini menjadi salah satu sasaran utama edukasi.

Pelajar dan Mahasiswa Jadi Sasaran
LPS juga menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung untuk mendorong keterlibatan pelajar.
Sekitar 20 sekolah SMA/SMK di Bandar Lampung disiapkan untuk mengirimkan peserta dalam kegiatan tersebut. LPS juga melakukan komunikasi dengan sejumlah perguruan tinggi untuk mengajak mahasiswa mengikuti festival.
Damaiyanti mengatakan generasi muda perlu mendapatkan edukasi keuangan sejak dini. Sebab, ketika memasuki usia sekolah menengah, pelajar mulai diberikan uang untuk kebutuhan sehari-hari dan mulai mengenal berbagai informasi keuangan dari internet.
“Sekarang banyak sekali dari internet itu yang investasi. Yang mulai dari kecil-kecil itu takutnya nanti mereka tidak paham keuangan, kemudian uangnya habis untuk hal-hal investasi yang tidak benar,” katanya.
Menurut dia, Financial Festival menjadi ruang bagi generasi muda untuk belajar mengelola uang sekaligus memahami risiko dari berbagai pilihan keuangan yang mereka temui.
Hiburan Jadi Magnet, Edukasi Tetap Utama
Sejumlah tokoh dan pengisi acara juga disiapkan untuk memeriahkan festival. Kehadiran tokoh publik, sesi inspirational talk seperti Raffi Ahmad, Giring Ganesha , komedi, hingga pertunjukan musik Setia Band dan King Nasar diharapkan mampu menarik lebih banyak masyarakat untuk datang.
Namun, di balik kemeriahan tersebut, pesan utama yang ingin dibangun LPS tetap mengenai literasi dan edukasi keuangan.
Damaiyanti berharap media ikut membantu mengamplifikasi informasi mengenai kegiatan tersebut sehingga manfaat edukasi tidak berhenti di lokasi festival, tetapi dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas.
“Intinya untuk memberikan literasi dan edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Dengan konsep festival yang memadukan belajar, diskusi, investasi, bisnis dan hiburan, Financial Festival Lampung 2026 diharapkan menjadi ruang edukasi keuangan yang lebih menyenangkan sekaligus relevan bagi generasi muda dan masyarakat umum.

Recent Comments