PORTALLNEWS.ID ( Bandar Lampung ) – Sebanyak 300 atlet dari berbagai kabupaten/kota dan klub bulu tangkis se-Lampung bersaing dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) PBSI Lampung 2026 di GOR Azzahra, Kedaton, Bandar Lampung.
Kejurprov resmi dibuka pada Kamis (3/9/2026) dan menjadi ajang kompetisi sekaligus pencarian bibit atlet potensial untuk memperkuat tim bulu tangkis Lampung di tingkat nasional hingga internasional.
Pembukaan dihadiri Wakil Sekretaris II KONI Lampung Jares Mogni, SH, yang mewakili Ketua Umum KONI Lampung, jajaran Pengprov PBSI Lampung, pengurus PBSI kabupaten/kota, pelatih, orang tua atlet, serta perangkat pertandingan.
Ketua Umum Pengprov PBSI Lampung periode 2026–2030, Eko Agung Saputra, mengatakan Kejurprov merupakan bagian dari pembinaan jangka panjang dan bukan sekadar kompetisi tahunan.
“Kejurprov adalah proses membangun masa depan bulu tangkis Lampung. Dari sinilah kita menemukan atlet-atlet yang akan dipersiapkan menjadi juara di masa depan,” kata Eko Agung.
Menurutnya, pembinaan atlet harus dilakukan secara berjenjang, mulai dari klub, kompetisi daerah, Kejurprov hingga tingkat nasional. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara klub, Pengkab/Pengkot PBSI, pelatih dan orang tua atlet.
Sekretaris Umum Pengprov PBSI Lampung, Dr. Topan Indra Karsa, SH, MH, menambahkan Kejurprov 2026 menjadi salah satu tolok ukur perkembangan pembinaan bulu tangkis di Lampung.
“Antusiasme 300 peserta menunjukkan pembinaan di daerah terus bergerak. Dari sini kita bisa memetakan atlet-atlet yang layak mendapat pembinaan lanjutan,” ujarnya.
Selain mengejar prestasi, Eko Agung mengingatkan atlet untuk menjunjung sportivitas, menghormati lawan dan perangkat pertandingan serta menjadikan kekalahan sebagai bagian dari proses pembelajaran.
“Kemenangan adalah prestasi, tetapi karakter adalah bekal sepanjang kehidupan,” tegasnya.
Kejurprov PBSI Lampung 2026 sekaligus menjadi langkah awal kepengurusan baru periode 2026–2030 dalam memperkuat sistem pembinaan dan menyiapkan generasi atlet bulu tangkis Lampung menuju level yang lebih tinggi.
