PORTALLNEWS.ID ( Bandar Lampung ) – Pemerintah Provinsi Lampung mendorong peran aktif mahasiswa dalam membangun masa depan daerah melalui penguatan sumber daya manusia, inovasi, dan pemanfaatan teknologi digital.
Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat menjadi keynote speaker dalam kegiatan Lampung Digital Education Transformation Symposium (LEDTS) 2026 yang digelar di Fakultas Hukum Universitas Lampung, Jumat (17/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Marindo menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak generasi unggul yang mampu menjawab tantangan zaman. Ia juga mengapresiasi Universitas Lampung sebagai salah satu institusi pendidikan yang telah melahirkan banyak tokoh berpengaruh di daerah.
“Pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh sumber daya alam, tetapi sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusianya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Provinsi Lampung saat ini berada pada momentum bonus demografi dengan sekitar 69 persen penduduk berada pada usia produktif. Kondisi ini dinilai sebagai peluang besar untuk mendorong percepatan pembangunan, jika mampu dimanfaatkan secara optimal.
“Ini kesempatan emas. Mahasiswa harus mempersiapkan diri dengan keterampilan, kreativitas, dan daya saing agar mampu bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif,” tegasnya.
Marindo juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi digital harus dimanfaatkan sebagai peluang. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu menciptakan inovasi yang memberikan solusi nyata bagi masyarakat.
“Jadilah inovator dan problem solver. Teknologi harus dimanfaatkan untuk menciptakan nilai tambah,” katanya.
Sejalan dengan itu, Pemerintah Provinsi Lampung terus mempercepat transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari pelayanan publik, sistem informasi ketenagakerjaan, pembayaran pajak, hingga promosi pariwisata yang terintegrasi melalui platform digital.
Selain itu, perluasan infrastruktur digital juga terus dilakukan agar akses teknologi dapat dirasakan secara merata hingga ke wilayah pedesaan dan daerah terpencil.
“Kami ingin digitalisasi tidak hanya dinikmati di kota, tetapi juga menjangkau seluruh wilayah Lampung,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Lampung, Suripto Dwi Yuwono, menilai kegiatan ini menjadi langkah penting dalam menyiapkan generasi muda menghadapi era digital.
Menurutnya, mahasiswa dituntut untuk adaptif, kreatif, dan mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk belajar, berinovasi, dan mengembangkan diri.
Ia juga mengungkapkan capaian positif dunia pendidikan di Lampung, di mana sebagian besar mahasiswa yang diterima melalui jalur prestasi di Universitas Lampung berasal dari sekolah-sekolah di daerah.
Hal ini menunjukkan bahwa kualitas pendidikan di Lampung terus mengalami peningkatan berkat sinergi antara pemerintah, sekolah, dan perguruan tinggi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat menjadi motor penggerak perubahan sekaligus inspirasi bagi generasi muda lainnya dalam menghadapi tantangan masa depan.
Kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan generasi muda diyakini menjadi kunci dalam menciptakan sumber daya manusia unggul serta mendorong Lampung menjadi daerah yang maju, modern, dan berdaya saing di era digital.





Recent Comments