PORTALLNEWS.ID ( Tanggerang Selatan ) – Forum Peduli Sungai Ciputat (FPSC) akan menggelar kegiatan Susur Sungai Ciputat Tahap 1 pada Minggu, 31 Mei 2026, sebagai langkah awal memetakan persoalan lingkungan dan titik rawan banjir di sepanjang aliran Sungai Ciputat. Kegiatan ini melibatkan warga, relawan, mahasiswa, serta sejumlah komunitas peduli lingkungan di Tangerang Selatan.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut akan mengambil rute dari kawasan Universitas Terbuka hingga Graha Hijau. Agenda utama meliputi penyusuran sungai, pemetaan titik rawan bencana, serta pengumpulan data dari warga yang tinggal di sepanjang bantaran sungai. FPSC juga mengundang media untuk meliput kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya membangun kepedulian publik terhadap kondisi Sungai Ciputat.
Ketua Forum Peduli Sungai Ciputat, Akhmad Mutakin, mengatakan pembentukan forum ini dilatarbelakangi keresahan warga atas banjir yang terus berulang di sejumlah kawasan di Ciputat dan Ciputat Timur, seperti Perumahan Payung Mas, Asrama Polisi Udara, Pondok Hijau, dan Perumahan Inhutani. Menurutnya, banjir kini tidak hanya terjadi saat hujan deras, tetapi juga ketika hujan dengan intensitas sedang hingga ringan.
FPSC menilai persoalan banjir diduga berkaitan dengan kondisi Sungai Ciputat yang mengalami pendangkalan, penyempitan, serta penggunaan lahan di sempadan sungai yang tidak sesuai peruntukan. Meski pemerintah telah melakukan berbagai upaya seperti pembangunan tanggul, perbaikan drainase, dan pemasangan pompa air, warga menilai persoalan banjir belum sepenuhnya teratasi.
Dalam kegiatan susur sungai tahap pertama ini, peserta akan dibagi ke dalam lima tim kecil yang melakukan pemantauan di jalur sungai dan darat secara simultan. Hingga 24 Mei 2026, sebanyak 66 peserta telah terdaftar, dan jumlahnya diperkirakan meningkat menjadi sekitar 100 orang menjelang pelaksanaan kegiatan. Sejumlah komunitas, relawan, mahasiswa, hingga organisasi kemanusiaan turut mendukung kegiatan tersebut.
Selain memetakan titik rawan banjir, kegiatan ini juga akan mengonfirmasi informasi terkait dugaan hilangnya aliran Sungai Ciputat sepanjang sekitar 100 meter di kawasan Bintaro Exchange menuju Pondok Aren. FPSC menyebut hasil temuan di lapangan nantinya akan disampaikan kepada publik, termasuk kondisi titik pendangkalan, penyempitan sungai, hingga dugaan pelanggaran pembangunan di sempadan sungai.
Forum Peduli Sungai Ciputat menegaskan, hasil dari Susur Sungai Tahap 1 akan menjadi bahan evaluasi bagi masyarakat maupun Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam merancang kebijakan lingkungan yang lebih komprehensif. FPSC menyatakan ingin memposisikan diri sebagai mitra diskusi dan kolaborasi dalam upaya penanganan banjir dan pelestarian Sungai Ciputat.

Recent Comments