PORTALLNEWS.ID ( Bandar Lampung ) – Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menegaskan komitmen kuat pemerintah kota dalam menekan angka kasus tuberkulosis (TBC) melalui langkah terintegrasi dan kolaboratif lintas sektor.
Pernyataan tersebut disampaikan saat mendampingi kunjungan Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, dan Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus, di Aula Semergo, Pemkot Bandar Lampung, Selasa (14/4/2026).
Dalam kesempatan itu, Eva Dwiana menyebut kehadiran pemerintah pusat dan provinsi menjadi motivasi sekaligus dorongan bagi daerah untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya dalam penanganan TBC.
“Ini menjadi kehormatan bagi kami. Kami berharap Bandar Lampung bisa menjadi contoh dalam penanganan TBC di daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penanggulangan TBC telah menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Bandar Lampung. Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, serta berbagai organisasi yang turut berperan aktif di masyarakat.
“Kami bergerak bersama. Semua unsur di Bandar Lampung ikut berkontribusi untuk menurunkan angka TBC, termasuk dukungan dari Pemerintah Provinsi Lampung,” jelasnya.
Dari sisi fasilitas, Eva memastikan bahwa infrastruktur layanan kesehatan di Bandar Lampung sudah cukup memadai. Terdapat sejumlah rumah sakit swasta, rumah sakit milik pemerintah daerah, serta 31 puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah kota dan siap memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Beberapa fasilitas kesehatan tersebut di antaranya RSUD A. Dadi Tjokrodipo dan RSUD Abdul Moeloek yang menjadi rujukan utama dalam penanganan berbagai penyakit, termasuk TBC.
Selain itu, ia menegaskan bahwa upaya pemerintah tidak hanya terfokus pada TBC, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas layanan kesehatan secara menyeluruh. Pemerintah Kota, kata dia, siap menjalankan arahan dari pemerintah pusat demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Eva juga mengajak masyarakat untuk mengubah stigma terhadap penyakit TBC. Menurutnya, penyakit tersebut bukanlah sesuatu yang harus disembunyikan, melainkan harus segera ditangani agar dapat sembuh.
“TBC bukan aib. Ini penyakit yang bisa disembuhkan jika ditangani dengan baik. Mari kita obati bersama,” tegasnya.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, diharapkan penanganan TBC di Kota Bandar Lampung dapat berjalan lebih efektif, sekaligus menjadi model bagi daerah lain dalam upaya pengendalian penyakit menular.




Recent Comments