PORTALLNEWS.ID ( Lampung Tengah ) – Pemerintah Provinsi Lampung terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan guna meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, turun langsung meninjau progres perbaikan ruas jalan di Kabupaten Lampung Tengah, Jumat (3/4/2026).
Gubernur menegaskan bahwa pembangunan jalan bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.
“Jalan yang baik akan memperlancar distribusi hasil pertanian, meningkatkan nilai ekonomi, serta memudahkan akses pendidikan dan aktivitas sosial,” ujarnya.
Perbaikan jalan menjadi prioritas pemerintah daerah, mengingat kondisi infrastruktur yang selama ini kerap dikeluhkan warga. Pada 2026, Pemprov Lampung menargetkan perbaikan hampir 200 kilometer jalan provinsi.
Di Lampung Tengah, yang merupakan jalur strategis penghubung wilayah, tingkat kemantapan jalan ditargetkan meningkat dari 89 persen menjadi 98 persen tahun ini.
Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, M. Taufiqulloh, menjelaskan bahwa ruas yang diperbaiki merupakan jalur vital dengan mobilitas tinggi, didukung aktivitas ekonomi seperti pasar Kalirejo, Bangunrejo, dan Poncowarno, serta sektor pertanian, perkebunan, hingga industri bahan bangunan.
“Karena dilalui kendaraan bertonase tinggi, konstruksi jalan diperkuat agar lebih tahan lama,” jelasnya.
Penanganan dilakukan di tiga ruas utama dengan total panjang sekitar 17 kilometer, yakni Kalirejo–Bangunrejo, Padang Ratu–Kalirejo, dan Padang Ratu–Pekurun Udik. Pembangunan menggunakan kombinasi beton kaku dan aspal, serta dilengkapi sistem drainase menyeluruh untuk mencegah genangan air.
Gubernur mengingatkan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.
“Jalan ini dibangun dari uang rakyat. Kualitas harus dijaga agar tidak cepat rusak dan benar-benar bermanfaat,” tegasnya.
Perubahan kondisi jalan mulai dirasakan masyarakat. Akses yang sebelumnya rusak dan sulit dilalui kini berangsur membaik, memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna.
Sri (53), warga Kaliwungu, mengaku bersyukur atas perbaikan jalan yang telah lama dinantikan.
“Dulu jalannya rusak parah, kalau hujan becek dan berbahaya. Sekarang sudah jauh lebih baik,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Nur (42), warga Sri Basuki, yang merasakan dampak positif bagi aktivitas sehari-hari.
“Perjalanan jadi lebih cepat, anak-anak juga lebih nyaman berangkat sekolah,” katanya.
Kepala Pekon Kaliwungu, Umi Kulsum, turut mengapresiasi langkah pemerintah daerah.
“Sudah lama jalan ini rusak dan belum tersentuh perbaikan maksimal. Sekarang dibangun dengan beton, kami sangat berterima kasih,” ungkapnya.
Dengan percepatan pembangunan ini, Pemprov Lampung berharap konektivitas antarwilayah semakin baik, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.






Recent Comments