PORTALLNEWS.ID (Bandar Lampung) – Unit Penunjang Akademik (UPA) Bahasa Universitas Lampung (Unila) menggelar English Speech Competition bagi pelajar para SMA/SMK sederajat di Bandar Lampung. Ajang yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-61 Universitas Lampung ini digelar pada Selasa, 22 September 2026, di Balai Bahasa Unila.
Kompetisi pidato bahasa Inggris mengangkat tema “The Essentials of English Proficiency and Technology Literacy for Indonesian Youth to Head Towards the Golden Indonesia Era 2045”. Lomba diikuti oleh 100 peserta yang berasal dari SMA di Bandar Lampung. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Inggris, khususnya dalam keterampilan berbicara di depan umum, sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan menyampaikan gagasan secara komunikatif.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Suripto Dwi Yuwono, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kompetisi yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris dan keterampilan komunikasi.
Dia mengatakan, bagi para pemenang, Unila memberikan golden ticket melalui jalur mandiri Unila, khusus untuk program studi Pendidikan Bahasa Inggris.
Menurutnya, kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki generasi muda dalam menghadapi tantangan global. Kompetensi tersebut juga perlu berjalan beriringan dengan literasi teknologi sebagai bagian dari kesiapan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
Salah satu peserta, Felizya Adzkaazhafira, siswi kelas XI SMAN 2 Bandar Lampung, turut membagikan pengalamannya mengikuti kompetisi pidato bahasa Inggris UPA Bahasa Unila. Ia mengaku sempat merasa sangat gugup sebelum tampil. Namun, setelah menyelesaikan penampilannya, Felizya merasa lega dan bersyukur karena dapat menyampaikan pidatonya dengan lancar.
Dalam pidatonya, siswa kelas XI ini mengangkat isu Indonesia Emas 2045 dengan menekankan dua aspek penting yang dinilai menjadi kunci dalam mempersiapkan generasi muda, yakni English proficiency dan technology literacy.
Keikutsertaannya dalam English Speech Competition didorong oleh ketertarikannya terhadap kompetisi bahasa Inggris, khususnya bidang speech. Baginya, kompetisi menjadi salah satu sarana untuk menambah prestasi sekaligus mengasah kemampuan berbahasa Inggris dan berbicara di depan umum. Melalui kompetisi tersebut, Felizya berharap kemampuan public speaking-nya dapat terus berkembang. Ia juga berharap pengalaman yang diperolehnya dapat memberikan manfaat bagi perjalanan pendidikan dan masa depannya. (R-2)






Recent Comments