PORTALLNEWS.ID (Bandar Lampung) – Tim Universitas Lampung (Unila) berhasil masuk 60 besar nasional dari 263 tim se-Indonesia dalam ajang Pemberdayaan Masyarakat (PM) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang diselenggarakan oleh Kemendiktisaintek.
Atas capaian ini, tim BEM Unila diundang melakukan presentasi pada acara Seminar Berdampak yang digelar di Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Yogyakarta, pada 5–7 Juni 2026.
Dalam ajang tersebut, Ketua Tim PM BEM Unila Muhamad Dzuhri, yang didampingi Dosen Pembina Yusuf Perdana, memaparkan program inovasi hijau pengolahan limbah organik yang dilaksanakan pada November 2025 lalu di Desa Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat.
Sekretaris Tim PM BEM Unila, Tri Rizki Handayani, diwawacara pada Rabu, 1 Juli 2026, menjelaskan bahwa program inovasi hijau yang mereka kembangkan memanfaatkan teknologi soluble liquid (SL)—larutan biang dari 33 jenis tanaman Zingiberaceae, minyak nabati, minyak hewani, dan air lindi.
Teknologi ini mampu mendekomposisi sekitar dua ton limbah organik harian di Desa Pasar Krui secara instan dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa bau.
“Dengan menggunakan biang soluble liquid ini, limbah-limbah organik bisa diolah dengan cepat menjadi pupuk cair organik dan pakan ternak. Di Desa Pasar Krui itu setiap harinya bisa menghasilkan sekitar dua ton limbah organik dan sebagian besar belum diolah sehingga menyebabkan bau menyengat, kotor, serta banyak lalat,” ujar Tri.
Dari inovasi tersebut, tim menghasilkan dua produk utama, yakni Refnila (Rebio Fertilizer Universitas Lampung) yang memiliki enam varian untuk pertanian dan perikanan, serta Rafnila (Rebio Animal Feed Universitas Lampung) dalam dua varian suplemen pakan unggas.
Selain itu, program ini turut mendistribusikan alat tepat guna seperti mesin pencacah sampah, alat press ulir, dan mesin penggiling ikan kepada 20 pemuda Karang Taruna serta delapan anggota kelompok nelayan setempat.
Melalui penerapan ekonomi sirkular ini, program PM BEM Unila sukses mendukung pencapaian SDGs (SDG 8, 11, 12, dan 13) melalui peningkatan kualitas lingkungan dan penciptaan peluang ekonomi hijau bagi masyarakat. (R-1)






Recent Comments